#navbar-iframe{opacity:0.0;filter:alpha(Opacity=0)} #navbar-iframe:hover{opacity:1.0;filter:alpha(Opacity=100, FinishedOpacity=100)}

Jumat, 13 Januari 2012

Dajjal

masih seputar dajjal.....

S
ungguh menarik perhatian adanya persamaan kejadian yang terjadi di duniasekarang ini. Di satu fihak, kita melihat adanya tekanan kekuasaan Eropa yangdilancarkan dengan rancangan yang teratur terhadap dunia Islam, dan usaha merekayang keras untuk mengenyahkan Islam sama sekali, tetapi di lain fihak, kitamenemukan sejumlah besar hadits Nabi yang meramalkan fitnah dan percobaan yangakan menimpa kaum Muslimin pada akhir zaman, ramalan yang hampir semuanyaterpenuhi, berupa peristiwa yang menimpa dunia Islam sekarang ini. Lebihmengherankan lagi, karena ramalan itu diucapkan pada waktu Islam sedang dalamkeadaan menang, dan seluruh dunia merasa gentar menghadapi pesatnya kemajuanIslam.Bukan rahasia lagi, bahwa kini sedang berlangsung pergolakan sengit antaraEropa dan Islam, khususnya antara kekuatan materiil melawan kekuatan spirituil.Kaum Kristen Eropa menganggap kekuatan Islam sebagai ancaman yang berbahaya bagiperadaban materiilnya, dan dengan dalih palsu ini mereka berusaha untukmanghancurkan Islam, agar mereka dapat "menyelamatkan" dunia dari pengaruh politikIslam. Mereka terang-terangan menyebut agama lain sebagai non-Kristen, tetapiterhadap agama Islam mereka dangan tegas menyebutkan sebagai anti-Kristen.Sekalipun kaum missionaris Kristen aktif menyebarkan agama di segala penjuru dunia,tetapi tujuan mereka yang paling utama ialah ummat Islam. Ini adalah fakta yang takboleh dipandang remeh oleh kaum Muslimin.Akan tetapi alangkah sedihnya bahwa kaum Muslimin sendiri terlibat dalampercekcokan intern mengenai masalah-masalah kecil, sehingga mereka tak sempatmemikirkan persoalan yang lebih penting. Seandainya mereka menaruh perhatiansedikit saja terhadap pergolakan sengit yang sekarang sedang berlangsung antarakekuatan materiil dan kekuatan spirituil, niscaya mereka akan melihat dengan terang,bahwa mengamuknya
Dajjal
dan merajalelanya
Ya'juj wa Ma'juj
bukanlah dongengankosong, melainkan gambaran tentang serbuan kaum materialis Eropa dengan agamaNasraninya pada zaman sekarang.Bagi tiap-tiap orang Islam wijib kiranya melupakan percekcokan di kalanganummat Islam sendiri mengenai masalah-masalah kecil yang kurang penting, karenakemenangan dan hidup matinya Islam di dunia bergantung kepada hasil perlombaan
 
 2
antara dua agama ini (Islam dan Nasrani), bukan karena mengurusi perbedaan kecilyang tak akan mendatangkan keuntungan atau kerugian bagi kaum Muslimin sendiri
 
 3
1. ARTI DAJJAL DAN YA'JUJ WA-MA'JUJ
D
ajjal
disebutkan berulang-ulang dalam Hadits, sedangkan
Ya'juj wa-Ma'juj
bukan sajadisebutkan dalam Hadits, melainkan pula dalam Al-Qur'an. Dan kemunculannya yangkedua kalinya ini dihubungkan dengan turunnya Al-Masih.Kata
Dajjal
berasal dari kata
dajala
, artinya, menutupi (sesuatu). Kamus Lisanul-'Arab mengemukakan beberapa pendapat mengapa disebut Dajjal. Menurut suatupendapat, ia disebut Dajjal karena ia adalah pembohong yang menutupi kebenarandengan kepalsuan. Pendapat lainnya mengatakan, karena ia menutupi bumi denganbilangannya yang besar. Pendapat ketiga mengatakan, karena ia menutupi manusiadengan kekafiran. Keempat, karena ia tersebar dan menutupi seluruh muka bumi.Pendapat lain mengatakan, bahwa
Dajjal
itu bangsa yang menyebarkan barangdagangannya ke seluruh dunia, artinya, menutupi dunia dengan barang dagangannya.Ada juga pendapat yang mengatakan, bahwa ia dijuluki
Dajjal
karena mengatakan hal-hal yang bertentangan dengan hatinya, artinya, ia menutupi maksud yang sebenarnyadengan kata-kata palsu.Kata
Ya'juj dan Ma’juj
berasal dari kata dajjal atau ajij dalam wazan Yaf'ul; kata ajij  artinya nyala api.Tetapi kataajjaberarti pulaasra'a,
maknanya berjalan cepat. Itulahmakna yang tertera dalam kamus Lisanul-'Arab.
Ya'juj wa-Ma'juj
dapat pula diibaratkansebagai api menyala dan air bergelombang, karena hebatnya gerakan.
Bab 02. DAJJAL DAN YA'JUJ WA-MA'JUJ MENURUT AL-QUR'AN
K
ata
Dajjal
tak tertera dalam Al-Qur'an, tetapi dalam Hadits sahih diterangkan,bahwa sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir dari surat al-Kahfi melindungiorang dari fitnahnya
Dajjal
, jadi menurut Hadits ini, Al-Quran memberi isyarat siapakah
Dajjal
itu. Mengenai hal ini diterangkan dalam Kitab Hadits yang amat sahih sebagaiberikut:
"Barang siapa hapal sepuluh ayat pertama Surat Al-Kahfi, ia akan selamat dari (fitnahnya)Dajjal.""Barang siapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al-Kahfi, ia akan selamat dari(fitnahnya) Dajjal."
Boleh jadi, dalam menyebut sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir, ituyang dituju ialah seluruh surat Al-Kahfi yang melukiskan ancaman Nasrani yangberaspek dua, yang satu bersifat keagamaan, dan yang lain bersifat keduniaan. Bacalahsepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir surat Al-Kahfi, anda akan melihatseterang-terangnya bahwa yang dibicarakan dalam dua tempat itu adalah ummatNasrani.
 




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terimakasih atas saran dan masukan dari anda,jika bekernan berikan like untuk post yang anda baca